Ternate – Dalam rangka memperingati Hari Bakti PU ke-80, Dharma Wanita Persatuan (DWP) UPT Kementerian Pekerjaan Umum Provinsi Maluku Utara menggelar kegiatan edukatif bertajuk “DWP Mengajar” di Sekolah Rakyat Balai Latihan Kerja (BLK) Kota Ternate, pada Kamis, 27 November 2025.
Program ini menghadirkan tiga materi utama yang dirancang khusus untuk memperkenalkan wawasan dasar kepada anak-anak sejak dini, yakni Pilah Sampah, Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS), serta Pengenalan Infrastruktur. Tema-tema ini dipilih karena dinilai relevan dengan kehidupan sehari-hari dan penting dalam membangun karakter serta kebiasaan hidup bersih dan sehat.
Ketua DWP UPT Kementerian PU Maluku Utara, Ibu Maryam Saleh, dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan ini bukan hanya agenda seremonial, tetapi bentuk tanggung jawab sosial dan pendidikan bagi generasi penerus.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Anak-anak perlu tahu dari mana air bersih berasal, bagaimana jalan dibangun, dan mengapa menjaga kebersihan penting. Pengetahuan ini adalah benih kecil yang suatu hari akan menjadi kesadaran besar,” ujarnya.
Suasana kegiatan berlangsung dinamis dan penuh interaksi. Anak-anak terlihat antusias mengikuti praktik mencuci tangan yang benar, menyimak materi pilah sampah, hingga menjawab pertanyaan seputar peran infrastruktur dalam kehidupan sehari-hari. Mereka juga diperlihatkan gambar berbagai fasilitas publik seperti sekolah, bendungan, jalan raya, hingga jembatan, yang semakin memicu rasa ingin tahu.
Selain memberi edukasi, kegiatan ini juga menjadi ruang silaturahmi dan penguatan jejaring sosial antara DWP dan lembaga pendidikan alternatif di Kota Ternate.
Melalui program “DWP Mengajar”, DWP UPT Kementerian PU Maluku Utara berharap semakin banyak anak yang memahami pentingnya menjaga lingkungan, menerapkan hidup bersih, serta mengenal lebih dekat peran Kementerian Pekerjaan Umum sebagai penyedia infrastruktur publik.
Sebagai penutup, DWP menyerahkan sejumlah buku bacaan untuk mendukung budaya literasi anak di Sekolah Rakyat BLK Kota Ternate. Program ini meninggalkan pesan sederhana namun bermakna—bahwa pendidikan kecil hari ini dapat menjadi fondasi besar bagi masa depan.
Tim/Red










